Subsidi ongkir minimal belanja 75 Ribu.

Masih Kosong

Pemetik Bintang: Novel Venerdi Handoyo, tentang Keberanian Bersuara

Oleh:         Diposkan: 02 Sep 2019 Dibaca: 1059 kali


Novel berjudul Pemetik Bintang resmi terbit, Senin 29 April 2019, dari seorang penulis bernama Venerdi Handoyo. Untuk sebagian orang, nama Venerdi Handoyo pastinya sudah tak asing lagi.

Yap, Venerdi Handoyo juga dikenal dengan nama lain, Ve Handojo. Ve Handojo sendiri dikenal sebagai penulis skenario film dan juga sinetron. Beberapa film yang naskahnya ditulis oleh Venerdi Handoyo yaitu, Kuntilanak dan Rectoverso.

Kini, untuk pertama kalinya, Venerdi Handoyo merilis karya dalam bentuk novel. Novel berjudul Pemetik Bintang ini benar-benar menjadi karya yang berisikan pemikirannya, tentang suara-suara keberanian.

Sumber: https://www.gramedia.com/blog/pemetik-bintang-novel-baru-venerdi-handoyo-tentang-keberanian-bersuara


Tags

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:

ARTIKEL TERBARU

Pemetik Bintang: Novel Venerdi Handoyo, tentang Keberanian Bersuara
Pemetik Bintang: Novel Venerdi Handoyo, tentang Keberanian Bersuara

Yap, Venerdi Handoyo juga dikenal dengan nama lain, Ve Handojo. Ve Handojo sendiri dikenal sebagai penulis skenario film dan juga sinetron. Beberapa film yang naskahnya ditulis oleh Venerdi...

(REVIEW BUKU) Cara Berbahagia Tanpa Kepala: Sebuah Konsep Absurd Menebang Masalah
(REVIEW BUKU) Cara Berbahagia Tanpa Kepala: Sebuah Konsep Absurd Menebang Masalah

Kalimat di atas tersemat di salah satu halaman novel terbaru Triskaidekaman, yang berjudul Cara Berbahagia Tanpa Kepala. Yap, Absurd adalah kata yang mungkin bisa mewakili novel ini...

57 Tahun Joko Pinurbo dan Syair-syairnya yang 'Jenaka'
57 Tahun Joko Pinurbo dan Syair-syairnya yang 'Jenaka'

Selamat ulang tahun ke-57, salah satu penyair legendari Indonesia, Joko Pinurbo! Bagi para pecinta puisi, pastinya sudah tidak asing lagi dengan karya-karyanya bukan? Di usianya saat ini, beliau masih produktif melahirkan karya-karya baru...